Sekilas tentang (Akta Pendirian) Perseroan Terbatas

Perseoran Terbatas (PT) merupakan perusahaan yang berbadan hokum. Pengertian dari PT diatur dalam Pasal 1 angka 1 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 yang menetukan bahwa Perseroan Terbatas yang selanjutnya disebut Perseroan adalah badan hokum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya. Unusr-unsur PT menurut Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 sebagai berikut:

  1. Perseroan Terbatas adalah badan hokum
  2. Persekutuan modal
  3. Didirikan berdasarkan perjanjian
  4. Melakukan kegiatan usaha
  5. Modalnya terdiri dari saham-saham

PT disebut badan hokum karena memenuhi unsure-unsur badan hokum, yakni:

  1. Harta kekayaan yang terpisah, dipisahkan dari kekayaan anggotanya
  2. Memiliki tujuan tertentu
  3. Punya hak dan kewajiban sendiri, dapat menuntut/dituntut
  4. Punya organisasi yang teratur, tercermin dari AD/ART

Karena PT merupakan badan hokum maka PT dibebani dengan kewajiban meminta pengesahan, pendaftaran dan pengumuman kepada pejabat yang berwenang, sedangkan  unsure-unsur PT menurut Pasal 36, 40, 42 dan 45 KUHD sebagai berikut:

  1. Adanya kekayaan yang terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing persero
  2. Adanya persero atau pemegang saham
  3. Adanya pengurus yaitu komisari dan direksi

Dalam hal pendiriannya, PT didirikan oleh dua atau lebih dengan akta notaries. Orang di sini dalam pengertian orang pribadi atau badan hokum. Setiap pendiri PT wajib mengambil bagian saham pada saat PT didirikan. Dalam hal pembuatan akta pendirian, pendiri dapat diwakili orang lain berdasarkan surat kuasa. Dalam akta pendirian tersebut harus memuat:

  1. Anggaran dasar, yang berisi:
    1. Nama dan tempat kedudukan
    2. Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
    3. Jangka waktu berdirinya
    4. Besarnya jumlah modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor
    5. Jumlah saham, klaifikasi saham apabila ada beikut jumlah saham u tuk tiap klasifikasi, hak-hak yang melekat pada setiap saham dan nilai nominal setiap saham
    6. Nama jabatan dan jumlah anggota direksi dan komisaris
    7. Penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan RUPS
    8. Tata cara pengangkatan, pengantian, pemberhentian anggota direksi dan dewan komisaris
    9. Tata cara penggunaan laba dan pembagian deviden
  2. Keterangan lain, yang berupa:
    1. Nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, tempat tinggal dan kewarganegaraan pendiri PT, atau nama, tempat kedudukan dan alamat lengkap serta nomor dan tanggal keputusan menteri mengenai pengesahan badan hokum dari pendiri PT
    2. Nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, tempat tinggal, kewarganegaraan anggota direksi dan dewan komisaris yang pertama diangkat
    3. Nama pemegang saham yang telah mengambil bagian saham, rincian jumlah saham dan nilai nominal saham yang ditempatkan dan disetor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s